Timika, Papuadaily – Kapolsek Mimika Baru AKP Putut Yudha Pratama menyebut kebakaran Pangkalan Ojek sekaligus Pos Peduli Keamanan (Peka) yang berada di Jalan Leo Mamiri Timika pada Jumat (4/4/2025) dini hari diduga dibakar oleh sekelompok pemuda.
Dijelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.20 WIT. Saat itu, ada sekelompok pemuda yang sedang dalam pengaruh alkohol melakukan penyerangan terhadap pangkalan ojek sekaligus Pos Peka. Adapun Pos Peka merupakan inisiasi kepilisian.
Sekelompok pemuda tersebut kemudian membakarnya. “Ini karena mabuk kemudian dibakar,” kata Kapolsek, saat ditemui wartawan di ruangannya, Jumat siang.
Kapolsek melanjutkan, saat ini polisi masih terus berupaya melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif serta para pelaku diduga melakukan penyerangan dan pembakaran terhadap Pos Peka dan Pangkalan Ojek itu.
Upaya penyelidikan ini kata Kapolsek akan dimaksimalkan karena bukan yang pertama kali terjadi di Mimika. Tindakan pembakaran terhadap Pos Peka sendiri sudah beberapa kali terjadi di Mimika.
“Jadi kita upaya maksimal dan ini menjadi atensi buat kita agar kita segera melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku yang membakar,” tegas Kapolsek.
Kapolsek bilang, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian yang dialami belum dapat ditaksir.
Kapolsek pun mengimbau kepada masyarakat agar dapat membantu pihak kepolisian untuk memberikan informasi terkait siapa saja pelaku-pelaku yang terlibat dalam peristiwa pembakaran tersebut.
“Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas ini tetap berjalan aman dan tertib. Kami perlu bantuan dari masyarakat untuk kita bagaimana cara menjaga agar Mimika ini tetap aman dan kondusif,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, pangkalan ojek di Jalan Leo Mamiri terbakar pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.20 WIT.
Informasi tersebut kemudian diterima oleh pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika.
Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Stepinus Marandof mengatakan, sekitar 20 personel dikerahkan bersama 3 unit armada pemadam kebakaran yang terdiri dari 1 unit armada 3000 liter, 1 unit armada 8000 liter dan 1 unit armada 10.000 liter.
Setelah tiba di lokasi, personel Damkar langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah 15 menit bergelut, personel Damkar berhasil memadamkan api.